Hadapi Perubahan Cuaca Ekstrem, Dinkes Bengkalis Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 29 Desember 2025 | 19:20:56 WIB
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinkes Bengkalis, Irawadi SKM MPH

Bengkalis, BGNNEWS.CO.ID - Kondisi cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Bengkalis, dengan perubahan drastis antara hujan lebat dan panas terik, menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. 

Menyadari potensi peningkatan risiko gangguan kesehatan akibat cuaca yang tidak menentu ini, Dinkes Bengkalis mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Ermanto SKM MKM melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P), Irawadi SKM MPH saat dihubungi wartawan, Senin (29/12/2025) menegaskan, bahwa perubahan cuaca yang ekstrem dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Penyakit seperti influenza, demam, batuk pilek, diare, serta penyakit yang ditularkan oleh nyamuk seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), menjadi ancaman nyata di tengah kondisi cuaca yang labil ini.

Dinkes Bengkalis juga menekankan pentingnya asupan gizi seimbang untuk menjaga kondisi fisik tetap prima. Masyarakat dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi, serta memastikan waktu istirahat yang cukup agar daya tahan tubuh tetap optimal. Dalam situasi di mana gejala penyakit mulai dirasakan, Dinkes mengimbau agar masyarakat segera mencari pertolongan medis di fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.

Selain menjaga kesehatan individu, Dinkes Bengkalis juga mengajak masyarakat untuk aktif dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) menjadi fokus utama, dengan mengimbau masyarakat untuk secara rutin menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti, pembawa virus DBD.

"Peran aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan perubahan cuaca ini. Dengan langkah-langkah pencegahan yang sederhana namun efektif, kita dapat meminimalisir risiko penyebaran penyakit di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu," tambah Irawadi.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Dinkes Bengkalis memastikan bahwa seluruh Puskesmas dan fasilitas layanan kesehatan di wilayah tersebut berada dalam kondisi siaga penuh untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, upaya edukasi kesehatan juga diintensifkan sebagai langkah antisipasi untuk menghadapi dampak perubahan cuaca yang mungkin timbul. (jdi/bgnnews)

Terkini