Presiden Mahasiswa UIR Terpilih Dorong 23 Februari Ditetapkan Sebagai Hari Ekosistem

Selasa, 30 Desember 2025 | 09:39:54 WIB
Presiden Mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) terpilih periode 2025–2026, Muhammad Ramadhanu Hasibuan. (foto bgnnews)

Pekanbaru, BGNNEWS.CO.ID - Presiden Mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) terpilih periode 2025–2026, Muhammad Ramadhanu Hasibuan, menyampaikan gagasan penetapan 23 Februari sebagai Hari Ekosistem. Hal ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kesadaran kolektif terhadap pentingnya perlindungan lingkungan hidup di Provinsi Riau.

Gagasan tersebut lahir dari keprihatinan akademik dan sosial atas kondisi ekosistem di Riau yang terus mengalami tekanan akibat aktivitas eksploitasi sumber daya alam serta belum optimalnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Muhammad Ramadhanu Hasibuan pada bgnnews.co.id, Selasa (30/12/2025) menjelaskan, bahwa pemilihan tanggal 23 Februari memiliki dasar ekologis yang relevan. Secara alamiah, periode tersebut berada pada fase peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau, yang merupakan titik penting dalam siklus ekosistem di wilayah Riau. Pada masa ini, potensi gangguan lingkungan seperti degradasi lahan dan kebakaran hutan cenderung meningkat apabila tidak diimbangi dengan upaya pencegahan yang terencana.

“Peralihan musim merupakan fase krusial bagi ekosistem. Penetapan Hari Ekosistem diharapkan dapat menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Ramadhanu.

Ia menilai bahwa peringatan Hari Ekosistem memiliki nilai strategis sebagai sarana edukasi publik sekaligus pengingat akan pentingnya kebijakan lingkungan yang berpihak pada keberlanjutan dan keadilan ekologis, serta tidak berhenti pada tataran simbolik semata.

Muhammad Ramadhanu Hasibuan juga menyampaikan apresiasi kepada para aktivis lingkungan yang selama ini konsisten mengkampanyekan gagasan Hari Ekosistem. Menurutnya, gerakan tersebut merupakan wujud partisipasi aktif masyarakat sipil dalam merespons tantangan krisis lingkungan yang dihadapi Riau.

“Saya mengapresiasi kawan-kawan aktivis lingkungan yang secara konsisten menyuarakan pentingnya Hari Ekosistem. Ini adalah bentuk kepedulian kritis terhadap masa depan lingkungan dan generasi yang akan datang,” tuturnya.

Presiden Mahasiswa UIR terpilih tersebut menambahkan, bahwa mahasiswa akan terus berperan sebagai agen perubahan dan kontrol sosial dalam mendorong kebijakan publik yang berorientasi pada perlindungan lingkungan. Ia berharap gagasan Hari Ekosistem dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan Riau yang lestari dan berkelanjutan. (yos/bgnnews)

Terkini