Elevasi Waduk Koto Panjang Naik, Warga Pinggiran Sungai Diminta Waspada!

Jumat, 09 Januari 2026 | 08:22:43 WIB
Waduk PLTA Koto Panjang.

Kampar, BGNNEWS.CO.ID - Elevasi Waduk PLTA Kota Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (9/1/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB terpantau berada di angka 80.82 meter di atas permukaan laut (mdpl). Angka ini meningkat tinggi dibandingkan satu hari sebelumnya pada waktu yang sama di angka 80.19 mdpl.

''Pada waktu tersebut debit air masuk atau inflow ke waduk mencapai 1714.70 meter kubik per detik (m³/s). Sementara untuk debit air keluar melalui turbin atau outflow tercatat sebesar 343.76  m³/s,'' kata Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah saat dihubungi wartawan, Jumat (9/1/2026).

Manajemen PLTA Koto Panjang mengimbau masyarakat yang berada di wilayah hilir Waduk Koto Panjang dan sepanjang aliran Sungai Kampar untuk tetap waspada, berhati-hati dalam beraktivitas, serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh pihak PLTA dan instansi terkait.

''Pemantauan kondisi waduk dan debit aliran Sungai Kampar terus dilakukan secara intensif, menyesuaikan dengan dinamika inflow dan elevasi waduk,'' ujar Dhani Irwansyah.

Sebelumnya, Manajemen PLTA Koto Panjang telah melakukan pembukaan pintu pelimpah waduk atau spillway gate pada Selasa, 30 Desember 2025 pukul 10.00 WIB.

Pembukaan dilakukan melalui mekanisme early release setelah melalui pembahasan Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan PLTA Koto Panjang dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pada tahap awal, spillway dibuka dengan total bukaan dua pintu, masing-masing setinggi 50 sentimeter. Berdasarkan tabel buangan air, bukaan tersebut setara dengan debit outflow spillway sekitar 134 m³/s. Dengan demikian, total outflow waduk merupakan gabungan dari outflow turbin dan spillway.

Dhani Irwansyah menjelaskan bahwa langkah early release diambil sebagai upaya pengendalian inflow, outflow, dan elevasi waduk, mengingat kondisi operasional PLTA Koto Panjang saat ini hanya dapat dijalankan dengan dua unit pembangkit sehingga kapasitas outflow turbin belum maksimal. (jdi/bgnnews)

Terkini