Siak, BGNNEWS.CO.ID — Kepedulian generasi muda terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Riau. Mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Riau (UNRI) yang tergabung dalam program KUKERTA Berdampak Khusus Tahun 2026, khususnya Kelompok Pelita, melaksanakan kegiatan edukasi kesetaraan gender dan anti-bullying di SD Negeri 03 Langsat Permai, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan ini menyasar siswa dan siswi kelas VI sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter sejak dini. Sosialisasi tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan pihak sekolah dan melibatkan para guru agar materi yang disampaikan sejalan dengan proses pembelajaran di SDN 03 Langsat Permai.
Kelompok KUKERTA menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai saling menghargai, menghormati perbedaan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak. Selain itu, edukasi ini menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah dasar.
“Masih terdapat potensi perilaku bullying dan minimnya pemahaman tentang kesetaraan gender di kalangan anak-anak. Karena itu, edukasi ini penting agar siswa memahami dampak negatif bullying serta pentingnya memperlakukan semua orang secara setara,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KUKERTA memberikan pemahaman mengenai jenis-jenis bullying, dampak psikologis dan sosial bagi korban maupun pelaku, serta pentingnya kesetaraan gender tanpa memandang jenis kelamin, latar belakang, maupun kemampuan individu.
Metode penyampaian dilakukan secara interaktif, melalui pemaparan materi, diskusi, serta contoh kasus sederhana yang disesuaikan dengan usia siswa kelas VI. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar siswa dapat aktif bertanya dan menyampaikan pendapat selama kegiatan berlangsung.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap sosialisasi tersebut dapat memperkuat karakter siswa serta menciptakan suasana belajar yang lebih aman dan inklusif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SDN 03 Langsat Permai mampu menerapkan sikap saling menghormati, berani menolak tindakan perundungan, serta memahami bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak dan peran yang setara dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung SDGs, khususnya di bidang pendidikan, kesetaraan gender, dan perlindungan anak. (ton/bgnnews.co.id)