PADIKSI Unisbank Tebar Kepedulian di Desa Pranten, Salurkan Sembako dan Edukasi Kesehatan

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:30:02 WIB
Suasana kegiatan bakti sosial PADIKSI Unisbank Semarang di Desa Pranten, Kec. Gubug, Kab. Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (2/8/2026). (foto: anisa/rgr/bgnnews.co.id)

PURWODADI, BGNNEWS.CO.ID – Paguyuban Bidikmisi (PADIKSI) Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang menggelar kegiatan bakti sosial di Desa Pranten, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Menebar Kepedulian, Mewujudkan Kebersamaan” tersebut diisi dengan edukasi kesehatan, penyaluran bantuan sembako, serta kegiatan edukatif bagi anak-anak desa.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari itu menjadi bagian dari upaya PADIKSI untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus menjalankan semangat pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Seluruh fungsionaris PADIKSI terlibat dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari tahap persiapan, mobilisasi logistik, pelaksanaan acara, hingga penutupan.

Rangkaian kegiatan dimulai pada pagi hari dengan berkumpulnya seluruh panitia di titik penjemputan. Proses diawali dengan registrasi dan presensi yang dipandu oleh sekretaris pelaksana untuk memastikan kesiapan dan kedisiplinan seluruh fungsionaris.

Setelah presensi, panitia mengikuti briefing yang dipimpin langsung oleh ketua pelaksana. Dalam pengarahan tersebut, panitia kembali memeriksa pembagian tugas setiap divisi, rundown kegiatan, serta sejumlah kebutuhan teknis di lapangan.

Setelah seluruh persiapan dinyatakan siap, panitia bersama logistik kegiatan kemudian bergerak menuju Desa Pranten.

Setibanya di lokasi, kegiatan diawali dengan ramah tamah dan sambutan di balai pertemuan setempat. Kepala Desa Pranten menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Unisbank yang telah memilih wilayahnya sebagai lokasi kegiatan pengabdian masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Bakti Sosial PADIKSI 2026 di Desa Pranten. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara Desa Pranten dan Universitas Stikubank,” ujar Kepala Desa.

Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi, panitia kemudian menyerahkan plakat secara simbolis kepada Kepala Desa Pranten.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh ketua pelaksana dan Ketua Umum PADIKSI. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PADIKSI menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Pranten serta dr. Wahyu Indarti atas dukungan terhadap kegiatan tersebut. 

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Pranten serta Ibu dr. Wahyu Indarti atas dukungan dan keterbukaan yang diberikan. Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi PADIKSI dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat,” kata Ketua Umum.

Agenda utama berikutnya adalah seminar kesehatan yang diikuti warga Desa Pranten. Sebagian peserta seminar merupakan warga yang telah ditetapkan sebagai penerima bantuan sembako dari panitia.

Seminar menghadirkan dr. Wahyu Indarti sebagai narasumber. Dalam kegiatan tersebut, warga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui kebiasaan sehari-hari.

Dr. Wahyu Indarti mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu munculnya gangguan kesehatan untuk mulai menerapkan pola hidup sehat.

“Menjaga kesehatan perlu dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Lansia perlu menjaga pola hidup sehat, generasi muda juga perlu mulai memperhatikan kesehatan sejak sekarang. Kebiasaan yang baik hari ini akan menentukan kualitas kesehatan kita di masa depan,” kata dr. Wahyu.

Materi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara warga dan narasumber. Setelah seminar selesai, panitia menyerahkan plakat penghargaan kepada dr. Wahyu Indarti sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya.

Setelah seminar berakhir dan narasumber meninggalkan lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sembako dan logistik.

Penyaluran dilakukan secara tertib berdasarkan kupon resmi yang sebelumnya diberikan panitia kepada warga penerima. Mekanisme tersebut diterapkan untuk membantu memastikan bantuan dapat disalurkan sesuai sasaran yang telah ditetapkan panitia.

Setelah seluruh paket bantuan disalurkan, panitia bersama warga melaksanakan ISHOMA atau istirahat, salat, dan makan siang.

Selain menjadi waktu untuk beristirahat, momentum tersebut dimanfaatkan panitia untuk membangun komunikasi dan keakraban dengan masyarakat setempat.

Pada siang hari, rangkaian bakti sosial dilanjutkan dengan kegiatan yang menyasar anak-anak Desa Pranten. Program tersebut dilaksanakan melalui kegiatan TPQ/TPG dan berbagai permainan edukatif.

Pelaksanaan kegiatan disesuaikan dengan jadwal rutin TPQ di Desa Pranten. Panitia mengajak anak-anak belajar bersama sekaligus mengembangkan kreativitas, kebersamaan, dan kekompakan melalui permainan yang telah dipersiapkan oleh Divisi Acara.

 

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dengan melibatkan anak-anak secara langsung dalam aktivitas pembelajaran dan permainan.

Memasuki sore hari, panitia mulai mempersiapkan rangkaian penutupan. Para peserta, tokoh masyarakat, dan tamu undangan kembali dikondisikan untuk mengikuti agenda perpisahan secara formal.

Sebelum meninggalkan lokasi, seluruh panitia melakukan pengecekan terhadap sisa logistik dan perlengkapan organisasi. Panitia juga melaksanakan aksi bersih-bersih untuk memastikan lokasi kegiatan kembali dalam kondisi rapi dan bersih.

Dengan selesainya seluruh rangkaian kegiatan, Bakti Sosial PADIKSI 2026 di Desa Pranten resmi berakhir. Seluruh panitia kemudian bertolak menuju kampus Universitas Stikubank Semarang dengan tertib dan selamat.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi momentum penyaluran bantuan, tetapi juga memperkuat hubungan antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang memberikan manfaat secara langsung. (rgr/bgnnews.co.id)

Terkini