Pekanbaru, BGNNEWS.CO.ID — Kepedulian terhadap persoalan sampah mendorong mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri) menghadirkan inovasi pengelolaan limbah plastik.
Melalui program FISIP Berdampak untuk Negeri (FBN) Kelompok 37, mahasiswa mengolah limbah plastik menjadi eco paving block yang diperkenalkan kepada masyarakat Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru.
Sosialisasi sekaligus penyerahan hasil inovasi tersebut berlangsung di Kantor Lurah Muara Fajar Timur, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja utama mahasiswa selama melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut.
Inisiatif tersebut berangkat dari perhatian mahasiswa terhadap persoalan sampah plastik yang masih ditemukan di lingkungan Kelurahan Muara Fajar Timur, termasuk di sejumlah lokasi pembuangan sampah. Melalui program ini, mahasiswa mencoba menghadirkan alternatif sederhana dengan memanfaatkan kembali limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Dalam kegiatan tersebut, FBN Kelompok 37 memperlihatkan eco paving block yang telah dibuat melalui proses pengolahan dan uji coba beberapa hari sebelumnya. Produk itu kemudian diperkenalkan kepada pihak kelurahan dan masyarakat sebagai contoh bahwa limbah plastik dapat dimanfaatkan kembali menjadi material yang memiliki fungsi praktis.
Mahasiswa menilai tingginya penggunaan plastik dalam aktivitas sehari-hari dapat menjadi persoalan lingkungan apabila tidak diikuti dengan pengelolaan yang baik. Karena itu, program tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan produk, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat memahami pentingnya mengurangi, memilah, dan memanfaatkan kembali sampah.
Dorong Kesadaran Masyarakat. Lurah Muara Fajar Timur, Muchlis, S.KM., M.Si., mengapresiasi inovasi yang diperkenalkan mahasiswa FBN Kelompok 37. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung kepedulian terhadap lingkungan di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi inovasi yang dihadirkan oleh mahasiswa FBN Kelompok 37. Program ini menunjukkan bahwa limbah plastik dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan,” ujar Muchlis.
Selain menghasilkan eco paving block, program tersebut juga diarahkan sebagai kegiatan edukasi mengenai pengurangan dan pemanfaatan kembali limbah plastik. Mahasiswa berharap pengetahuan yang diperkenalkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengelola sampah dari lingkungan masing-masing.
Keunikan program FBN Kelompok 37 terletak pada pendekatan yang menjadikan limbah plastik sebagai bahan yang masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Sampah yang selama ini dipandang sebagai persoalan lingkungan coba diolah menjadi produk yang memiliki fungsi dan nilai guna.
Meski demikian, pemanfaatan limbah plastik sebagai eco paving block tetap membutuhkan pengelolaan dan pengujian yang tepat agar produk yang dihasilkan memenuhi aspek keamanan, kualitas, dan kelayakan penggunaan. Karena itu, inovasi tersebut dapat menjadi langkah edukatif sekaligus awal bagi pengembangan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Melalui program ini, FBN Kelompok 37 FISIP Universitas Riau berharap inovasi pemanfaatan limbah plastik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kelurahan Muara Fajar Timur. (bgnnews.co.id)