STAI Al-Azhar Pekanbaru Dorong Penguatan Mutu Akademik dan Tata Kelola

Sabtu, 05 September 2026 | 21:53:26 WIB
Suasana pelantikan jajaran pimpinan STAI Al-Azhar Pekanbaru (5/9/2026). (foto: ton/bgnnews.co.id)

Pekanbaru, BGNNEWS.CO.ID — Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Al-Azhar Pekanbaru menyambut kepemimpinan baru kampus dengan sejumlah harapan. Selain mendorong peningkatan mutu akademik, mahasiswa meminta jajaran pimpinan memperkuat tata kelola kelembagaan, membuka ruang kolaborasi, serta membangun komunikasi yang lebih konstruktif dengan seluruh civitas akademika.

Ucapan tersebut disampaikan Presiden Mahasiswa STAI Al-Azhar Pekanbaru, Noprianda Ramadhan, menyusul pelantikan pimpinan baru STAI Al-Azhar Pekanbaru beserta jajaran pada 2026.

Menurut Noprianda, pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum untuk menghadirkan terobosan baru dan membawa kampus menjadi institusi pendidikan yang lebih adaptif, progresif, berintegritas, serta mampu menjawab perkembangan zaman.

“Selamat dan sukses atas pelantikan pimpinan baru STAI Al-Azhar Pekanbaru beserta seluruh jajaran. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” ujar Noprianda kepada BGNNEWS.CO.ID, Sabtu (5/9/2026).

Ia berharap kepemimpinan baru tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mampu memperkuat kualitas akademik, memperbaiki tata kelola kelembagaan, dan menciptakan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk berkembang serta berkontribusi dalam kehidupan kampus.

Noprianda yang juga merupakan pengurus BEM SI Daerah Riau menilai mahasiswa merupakan salah satu unsur penting dalam ekosistem perguruan tinggi. Karena itu, komunikasi antara pimpinan dan mahasiswa dinilai perlu diperkuat agar tercipta iklim akademik yang sehat, demokratis, dan produktif.

“Mahasiswa merupakan bagian penting dari ekosistem perguruan tinggi. Karena itu, sinergi dan komunikasi antara pimpinan kampus dan mahasiswa menjadi salah satu aspek penting dalam membangun iklim akademik yang sehat, demokratis, dan produktif,” katanya.

Ia menambahkan, tantangan perguruan tinggi saat ini semakin kompleks. Perkembangan ilmu pengetahuan, transformasi digital, perubahan kebutuhan dunia kerja, serta tuntutan masyarakat membutuhkan kepemimpinan kampus yang memiliki visi dan mampu beradaptasi.

“Perguruan tinggi tidak hanya dituntut mampu menjalankan aspek administratif dan kelembagaan, tetapi juga harus memiliki visi yang kuat dalam menjawab tantangan pendidikan, perkembangan ilmu pengetahuan, transformasi digital, serta kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Adapun jajaran pimpinan STAI Al-Azhar Pekanbaru yang baru dilantik terdiri atas Ketua Dr. Hj. Mutia Eliza, MM., Wakil Ketua I Bidang Akademik Ali Wardana, SE.I., ME.Sy., Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan sekaligus Plt. Wakil Ketua II Bambang Wahyu Susanto, M.Si., Ketua LP2M Dr. H. Suhaimi, Lc., MA., Sekretaris Yusnimar Yusri, M.Pd.I., Ketua LPM Assoc. Prof. Dr. Khairul Amien, M.Pd.I., Sekretaris LPM Marzuenda, M.Pd.I., Ketua Prodi PAI Dr. Mulyadi, MA., Ketua Prodi MPI Mashuri, M.Pd.I., Ketua Prodi Studi Ekonomi Dr. Mawardi Dalimunte, M.Sy., dan Ketua Prodi HTN Aliando, SH., MH.

Di bawah kepemimpinan Noprianda Ramadhan, DEMA STAI Al-Azhar Pekanbaru menyatakan siap membangun sinergi dengan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh civitas akademika.

DEMA juga menegaskan bahwa kemajuan kampus merupakan tanggung jawab bersama. Mahasiswa siap menjadi mitra strategis dalam mengawal berbagai agenda pengembangan kampus, sekaligus tetap menjalankan fungsi intelektual dan kritis secara objektif.

Sikap kritis tersebut, menurut DEMA, bukan untuk membangun jarak dengan pihak kampus, melainkan menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas kehidupan akademik dan memastikan berbagai kebijakan berjalan secara konstruktif.

Dengan semangat kolaborasi dan integritas, DEMA STAI Al-Azhar Pekanbaru berharap kepemimpinan baru mampu membawa kampus menjadi institusi pendidikan yang semakin unggul, progresif, responsif terhadap perkembangan zaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia pendidikan. (ton/bgnnews.co.id)

Terkini