UIN Suska Riau Gelar Pekan Riset Internasional 28–31 Oktober, Peserta Nasional dan Mancanegara Siap Berkompetisi

Ahad, 27 September 2026 | 22:53:10 WIB
Persiapan UIN Suska Riau yang akan menggelar Pekan Riset Internasional pada 28–31 Oktober 2026. (foto: ton/bgnnews.co.id)

Pekanbaru, BGNNEWS.CO.ID – Lembaga Pengembangan Riset dan Pengabdian Masyarakat (LPRPM) UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau akan menggelar Pekan Riset Internasional pada 28–31 Oktober 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan UIN Suska Riau tersebut akan mempertemukan peserta dari berbagai perguruan tinggi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Selain menjadi ajang kompetisi akademik dan kreativitas mahasiswa, kegiatan ini diarahkan sebagai ruang untuk memperkuat jejaring dan silaturahmi antarkampus.

Sejumlah cabang perlombaan akan digelar dalam kegiatan tersebut, di antaranya debat, esai, business plan, desain infografis, dan video kreatif.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai pada 28 Oktober 2026 dengan agenda kedatangan para finalis dari berbagai daerah dan negara.

Selanjutnya, pada 29 Oktober, panitia akan menggelar Opening Ceremony sebagai pembukaan resmi Pekan Riset Internasional. Dalam agenda tersebut, sejumlah pejabat pemerintahan dijadwalkan hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Memasuki 30 Oktober, rangkaian kegiatan akan ditutup dengan agenda penutupan dan pembagian hadiah kepada para finalis. Sejumlah influencer juga dijadwalkan hadir untuk turut memeriahkan kegiatan.

Sementara itu, pada 31 Oktober, para peserta dijadwalkan mengikuti field trip atau kunjungan ke sejumlah daerah bersejarah di Provinsi Riau.

Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk memperkenalkan sejarah, adat, serta kekayaan budaya Riau kepada para peserta yang berasal dari berbagai daerah, termasuk peserta internasional.

Ketua Umum LPRPM UIN Suska Riau, M. Zainul Arifin, mengatakan Pekan Riset Internasional tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga diarahkan untuk mempererat hubungan antarmahasiswa dan perguruan tinggi.

Menurutnya, kehadiran peserta dari dalam dan luar negeri menjadi momentum untuk membangun jejaring akademik sekaligus memperkenalkan kekayaan adat dan budaya Provinsi Riau.

“Event ini diadakan untuk mempererat silaturahmi antarkampus, baik dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, event ini juga merupakan wadah untuk mengenalkan adat dan kultur budaya yang ada di wilayah Provinsi Riau,” ujar M. Zainul Arifin kepada BGNNEWS.CO.ID, Jumat (25/9/2026).

Ketua Pelaksana Pekan Riset Internasional, Restu Hamdi, mengatakan persiapan kegiatan telah dilakukan selama kurang lebih empat bulan.

Menurut Restu, panitia telah melakukan berbagai persiapan, termasuk memastikan kesiapan teknis dan penyambutan peserta yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

“Event ini telah dipersiapkan kurang lebih selama empat bulan. Susunan panitia juga sudah memaksimalkan persiapan untuk menyambut seluruh peserta, baik peserta dalam negeri maupun luar negeri,” kata Restu Hamdi.

Melalui Pekan Riset Internasional tersebut, LPRPM UIN Suska Riau menargetkan terciptanya ruang interaksi dan kolaborasi antarmahasiswa serta perguruan tinggi.

Selain aspek akademik dan kreativitas, rangkaian kegiatan juga diarahkan untuk memperkenalkan sejarah, adat, dan budaya Riau kepada peserta dari berbagai daerah dan negara.

Dengan rangkaian agenda yang berlangsung selama empat hari, Pekan Riset Internasional LPRPM UIN Suska Riau diharapkan menjadi wadah pertemuan mahasiswa lintas perguruan tinggi sekaligus memperluas jejaring akademik di tingkat nasional dan internasional. (ton/bgnnews.co.id)

Terkini