Putri Dara Dewi Mahasiswi UIN Suska Riau Raih Empat Medali di LETIN-7 & FIM-2 2026

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:11:30 WIB
Putri Dara Dewi, peraih empat medali di LETIN-7 & FIM-2 tahun 2026. (foto: putri/ton/bgnnews.co.id)

Pekanbaru, BGNNEWS.CO.ID – Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau), Putri Dara Dewi, menorehkan prestasi nasional dengan meraih satu medali perak (Silver Medal) dan tiga medali perunggu (Bronze Medal) dalam ajang Lomba Essay Tingkat Nasional ke-7 (LETIN-7) dan Forum Indonesia Muda ke-2 (FIM-2) tahun 2026.

Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Nusantara Muda bekerja sama dengan Universitas Janabadra sebagai mitra akademik dan tuan rumah. Kegiatan berlangsung secara luring pada 14–15 Februari 2026 di Kampus Universitas Janabadra, Yogyakarta, dengan mengusung tema “Gagasan Generasi Muda Menuju Indonesia yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan”.

Putri yang merupakan mahasiswi Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial UIN Suska Riau meraih Silver Medal melalui esai berjudul “Asidah Berdaya Saing: Strategi Inovasi Kuliner Lokal untuk Menembus Pasar Global Berbasis Keberlanjutan dan Ekonomi Kreatif.”

Dalam karya tersebut, ia mengangkat kue Asidah sebagai kuliner tradisional Melayu Riau yang memiliki nilai budaya dan potensi ekonomi. Putri menawarkan strategi penguatan branding berbasis identitas lokal, inovasi kemasan modern, optimalisasi pemasaran digital, serta kolaborasi lintas sektor ekonomi kreatif agar produk tradisional mampu bersaing di pasar global tanpa kehilangan autentisitasnya.

Sementara itu, tiga Bronze Medal diraih melalui esai berjudul “Lopek Bugi: Inovasi Kuliner Tradisional Kampar oleh Generasi Muda dalam Meningkatkan Daya Saing dan Keberlanjutan Budaya Lokal”, “Gunung Malelo Eco-Innovillage: Mengangkat Budaya Ikan Lubuk Larangan sebagai Laboratorium Generasi Inovatif untuk Masa Depan Berkelanjutan”, dan “Gulai Ikan Patin sebagai Identitas Pangan Lokal dan Strategi Inovasi Generasi Muda Menuju Sistem Ketahanan Pangan Berkelanjutan dalam Era Globalisasi”.

Ketiga karya tersebut menitikberatkan pada peran generasi muda dalam pelestarian budaya, inovasi pangan lokal, serta penguatan ketahanan sosial-ekonomi berbasis keberlanjutan.

Dalam wawancara dengan BGNNEWS.CO.ID pada Rabu (4/3/2026), Putri menjelaskan bahwa pemilihan tema kuliner dan kearifan lokal dilatarbelakangi keinginannya mengangkat potensi daerah agar memiliki daya saing lebih luas.

“Saya ingin menunjukkan bahwa kuliner tradisional bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga memiliki peluang ekonomi besar jika dikelola secara inovatif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mengakui proses persiapan tidak berlangsung singkat. Selain mengikuti perkuliahan, Putri melakukan riset literatur, observasi lapangan, serta penyusunan naskah yang melalui sejumlah tahap revisi. Ketekunan, manajemen waktu, dan konsistensi menjadi faktor utama keberhasilannya hingga meraih penghargaan di tingkat nasional.

Prestasi Putri turut berkontribusi terhadap capaian UIN Suska Riau sebagai Juara Umum dalam ajang LETIN-7 dan FIM-2 2026. Secara keseluruhan, sebanyak 20 mahasiswa UIN Suska Riau berhasil meraih medali dalam berbagai kategori, di antaranya:

1. Irfan Ramadani (Hukum Tata Negara) – Silver Medal bidang Budaya.

2. Lailatul Rahmi, Nursita Juliana, Rosikhatul Fadilah, dan Sindi Klaudia (Pendidikan Bahasa Inggris) – Gold Medal dan Juara Harapan I bidang Pangan.

3. Putri Laila Nurul Azizah (Pendidikan Bahasa Arab) – Bronze Medal bidang Pangan.

4. Nuur Nilam Sari (Pendidikan Bahasa Inggris) – Bronze Medal bidang Pangan.

5. Okti Nurvadila (Pendidikan Matematika) – Bronze Medal bidang Pangan.

6. Aulia Zalianty, Aulia Agrevina, Siti Ananda Az-Zahra, dan Suci Laila Lestari (Ilmu Komunikasi) – Bronze Medal bidang Pangan.

7. Marisa Listari (Pendidikan Geografi) – Silver Medal bidang Pangan dan Bronze Medal bidang Budaya.

8. Marwana (Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial) – Bronze Medal bidang Budaya.

9. Alfrenda Sembiring (Ilmu Hukum) – Bronze Medal bidang Hukum, Ekonomi, Sosial, dan Pariwisata Budaya.

10. Nadila Nur Anisa (Ilmu Komunikasi) – Bronze Medal bidang Pendidikan, Budaya, dan Pariwisata.

11. Brilian Khanaya (Pendidikan Bahasa Inggris) – Bronze Medal bidang Pendidikan, Budaya, dan Pariwisata.

12. Alfian Syahrizal dan Mhd Rival Juanda (Fakultas Syari’ah dan Hukum) – Bronze Medal bidang Pendidikan, Budaya, dan Pariwisata.

LETIN-7 dan FIM-2 diikuti oleh 309 finalis dari 104 institusi perguruan tinggi dan lembaga yang berasal dari 23 provinsi di Indonesia. Kategori lomba meliputi Essay Presentation dan Poster Presentation dengan subtema pendidikan, pariwisata, budaya, hukum, sosial, ekonomi, pangan, lingkungan, teknologi, dan kesehatan.

Ajang ini bertujuan menjadi platform bagi generasi muda untuk menyalurkan ide, kreativitas, serta solusi ilmiah terhadap persoalan strategis bangsa. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat kompetensi berpikir kritis, penulisan ilmiah, dan presentasi akademik mahasiswa.

Keberhasilan Putri dan rekan-rekannya dinilai menjadi bukti bahwa mahasiswa daerah mampu bersaing di tingkat nasional melalui gagasan inovatif berbasis potensi lokal. Diharapkan, ide-ide yang dihasilkan tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dapat diimplementasikan guna mendorong penguatan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya Indonesia. (ton/bgnnews.co.id)

Terkini