ALIANTAN, BGNNEWS.CO.ID – Kompi Kavaleri 6/Rajawali Bhakti Tama (Kikav 6/RBT) Kodam XIX/Tuanku Tambusai kembali melaksanakan latihan menembak senjata kendaraan tempur (ranpur) TA. 2026 di kawasan Bukit Suligi, Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
Latihan yang berlangsung selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Agustus 2026, menjadi bagian dari program pembinaan kemampuan tempur prajurit kavaleri sekaligus menguji kesiapan operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Darat.
Kegiatan tersebut bertujuan menguji kemampuan olah yuda prajurit, memelihara dan meningkatkan keterampilan menembak menggunakan persenjataan kendaraan tempur, mengukur kesiapan operasional ranpur, serta mengasah profesionalisme prajurit dalam mengoperasikan alutsista yang menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Latihan menembak tersebut dihadiri oleh Brigjen TNI Muhamad Yahya, S.A.P., selaku Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Kodam XIX/TT, Kolonel Kav Sahid Sahabuddin, S.H., M.Si., Direktur Pembinaan Doktrin (Dirbindok) Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) TNI AD, Letkol Kav M. Ruhum Lubis, Inspektur Madya Bidang Operasi (Irdya Ops) Inspektorat Kodam XIX/TT, serta Kapten Kav Arya Pandu Wicaksana, Komandan Kompi Kavaleri (Danki Kav) 6/Rajawali Bhakti Tama.
Selain unsur TNI, kegiatan juga disaksikan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kabun dan tokoh masyarakat setempat, yakni Camat Kabun Anang Perdana Putra, S.STP., Kapolsek Kabun Iptu Jeri P. Sinaga, Danramil 08/TDN Kapten Arh Aswin Sembiring, Kepala Desa Aliantan Marisal, serta tokoh masyarakat Aliantan H. Herman Datuk Panglimo Sultan.
Latihan ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme prajurit, memastikan kesiapan kendaraan tempur beserta sistem persenjataannya, memperkuat koordinasi antarprajurit dalam pelaksanaan operasi, menjaga kesiapsiagaan tempur satuan, serta meningkatkan kepercayaan diri personel dalam menjalankan tugas pertahanan negara.
Puncak rangkaian latihan dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, yang bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-59 Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Momentum tersebut ditandai dengan kegiatan kebersamaan berupa bakar ayam dan makan bersama di kawasan Agro Wisata Durian Musang King Suligi Hill. Seluruh peserta latihan mendapat jamuan dari tokoh masyarakat Aliantan sekaligus pengelola kawasan wisata tersebut, H. Herman Datuk Panglimo Sultan.
Suasana kebersamaan semakin semarak dengan kehadiran M. Hardan Alpadri, yang dikenal sebagai "TNI Cilik", sehingga menambah nuansa kekeluargaan dalam kegiatan tersebut.

Seperti diketahui, Bukit Suligi bukanlah lokasi baru bagi TNI-AD. Sejak 2021, kawasan yang berada pada ketinggian sekitar 812 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu telah lima kali dipercaya sebagai lokasi latihan menembak kendaraan tempur.
Selain memiliki kontur medan yang mendukung latihan militer, kawasan ini juga dinilai ideal untuk kegiatan pembaretan prajurit TNI dan Polri maupun sebagai bumi perkemahan Pramuka.
Di sisi lain, Bukit Suligi juga dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Riau. Kawasan ini pernah meraih Juara I Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 pada kategori Wisata Dataran Tinggi Terpopuler, serta memiliki kawasan Agro Wisata Durian dengan varietas unggulan Musang King yang dikelola oleh H. Herman Datuk Panglimo Sultan.
Melalui pelaksanaan latihan tersebut, Kodam XIX/TT tidak hanya memperkuat kemampuan tempur dan kesiapan operasional satuan kavaleri, tetapi juga menunjukkan sinergi yang baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung kegiatan pembinaan pertahanan negara di wilayah Riau. (rgr)