Riau, BGNNEWS.CO.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto, memberikan apresiasi sekaligus peringatan keras bagi para pelaku kejahatan ekonomi di wilayahnya. Ia menegaskan akan segera melakukan koordinasi lanjutan dengan aparat penegak hukum guna mengawal proses hukum terhadap para pelaku yang terlibat dalam jaringan ini.
''Saya sudah menerima laporan mengenai hal itu. Nanti kita akan tanyakan dan koordinasikan langsung dengan Kapolda serta pihak Bea Cukai untuk memastikan langkah hukum selanjutnya. Kita ingin Riau bersih dari aktivitas ilegal semacam ini,'' kata SF Hariyanto saat ditanya wartawan, Kamis (8/1/2026).
Seperti diketahui, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil membongkar gudang penimbunan rokok ilegal berskala besar dalam sebuah operasi penggerebekan di Kota Pekanbaru, Riau, pada Selasa (6/1/2026). Operasi ini menjadi salah satu penindakan terbesar di awal tahun setelah petugas menemukan ratusan juta rokok tanpa pita cukai yang siap diedarkan ke berbagai wilayah.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 160 juta batang rokok ilegal dari berbagai merek. Berdasarkan hasil penghitungan sementara, nilai total barang bukti tersebut diperkirakan mencapai Rp300 miliar, sebuah angka fantastis yang berpotensi merugikan pendapatan negara dari sektor cukai dalam jumlah besar.
Dalam hal ini, SF Hariyanto menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap segala bentuk penindakan kejahatan demi memberikan efek jera. Menurutnya, kerugian ratusan miliar rupiah tersebut sangat berdampak negatif pada stabilitas ekonomi daerah dan citra Provinsi Riau di tingkat nasional.
''Jangan sampai Riau terus-menerus tersorot karena kasus kejahatan, apalagi dengan nilai yang mencapai ratusan miliar. Kami mendukung penuh penindakan ini agar tidak ada lagi kerugian negara, baik dalam skala kecil maupun besar, yang terjadi di wilayah kita,'' pungkasnya. (jdi/bgnnews)