Pekanbaru, BGNNEWS.CO.ID - Saat ini tercatat sebanyak 88 kepala keluarga di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya terdampak akibat proses pasang surut Sungai Siak.
''Rinciannya, di RW 08 RT 01 sebanyak 36 kepala keluarga (KK), sementara di RW 08 RT 02 sebanyak 52 KK. Hal ini disebabkan, intensitas hujan yang masih tinggi di Kota Pekanbaru yang berdampak naiknya debit Sungai Siak,'' kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru Suhendri saat dihubungi wartawan, Jumat (9/1/2026).
Saat ini, kondisi air didaerah tersebut dilaporkan mulai berangsur surut seiring turunnya debit Sungai Siak. ''Ketinggian debit air saat ini berkisar antara 30 hingga 40 sentimeter di sekitar UPT IPAL Jalan Kampung Baru,'' jelas Suhendri.
Untuk mengantisipasi hal tak diinginkan, kami mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar tepi sungai agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir akibat pengaruh pasang surut sungai. Amankan barang-barang penting nya. Seperti surat-surat berharga, nah itu sebaiknya dipindahkan ke tempat yang lebih aman.
Ia juga meminta masyarakat untuk memperhatikan instalasi listrik di rumah masing-masing. Terutama instalasi yang berada di bagian bawah rumah dan rawan terendam air.
“Instalasi listrik yang posisinya rendah sebaiknya juga diamankan terlebih dahulu, bisa dinaikkan ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari risiko korsleting,” tambahnya.
BPBD Kota Pekanbaru memastikan terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak dan menyiagakan sarana dan prasarana penanggulangan bencana. Saat ini, BPBD telah menyiapkan dua unit perahu fiber untuk mendukung proses evakuasi apabila kondisi kembali memburuk. (jdi/bgnnews)