Siak, BGNNEWS.CO.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Khusus Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Riau (UNRI) yang tergabung dalam Kelompok Tessera menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk SAHABAT DIRI (Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual, Kesehatan Reproduksi, dan Anti Bullying) di SMKN 1 Mempura, Kabupaten Siak, pada Selasa (27/01/2026).
Kegiatan ini mengusung slogan “Jaga Mental Sehatku, Jaga Fisik Sehatku” dan bertujuan memberikan edukasi kepada pelajar terkait pencegahan pelecehan seksual, pemahaman kesehatan reproduksi, serta upaya menghindari dan menangani perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Berdasarkan rilis resmi yang diterima BGNNEWS.CO.ID dari Kelompok Tessera pada Minggu (01/02/2026), sosialisasi tersebut menghadirkan Kepala Bidang Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Siak, Khairani, SKM., M.Si., sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Khairani menekankan pentingnya edukasi sejak dini kepada remaja agar memiliki pemahaman yang benar serta keberanian untuk melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan dan perilaku menyimpang.
“Remaja perlu dibekali pemahaman yang tepat tentang bahaya pelecehan seksual, kesehatan reproduksi, dan pencegahan bullying agar mampu melindungi diri serta berani bersuara,” ujar Khairani.
Ia juga menjelaskan bahwa kesehatan mental dan kesehatan fisik merupakan dua aspek yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan dalam proses tumbuh kembang remaja. Menurutnya, pendekatan edukasi yang dilakukan oleh mahasiswa dinilai relevan dan komunikatif bagi kalangan pelajar.
“Menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik karena keduanya sangat memengaruhi perkembangan remaja,” tambahnya.
Program SAHABAT DIRI sendiri merupakan salah satu program kerja utama Kelompok Tessera dalam rangka KUKERTA Berdampak Khusus FMIPA UNRI. Program ini dirancang sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam upaya pencegahan perilaku berisiko di kalangan remaja, termasuk pelecehan seksual, pergaulan bebas, dan bullying.
Ketua Kelompok Tessera, Novrialdi Romadhan, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong siswa untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap para siswa tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi juga mampu menerapkannya serta saling menjaga satu sama lain di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala SMKN 1 Mempura, Rozian Elfis, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KUKERTA FMIPA UNRI.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa karena memberikan pemahaman yang nyata dan relevan tentang bahaya pelecehan seksual, pencegahan bullying, serta pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB, diawali dengan pembukaan dan sambutan, dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dimoderatori oleh anggota Kelompok Tessera, Marsya. Kegiatan juga diisi dengan kuis interaktif untuk menguji pemahaman peserta, penyerahan sertifikat kepada narasumber, pemberian cenderamata kepada pihak sekolah, serta ditutup dengan sesi foto bersama.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KUKERTA FMIPA UNRI berharap para siswa SMKN 1 Mempura dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai risiko pelecehan seksual, bahaya bullying dan pergaulan bebas, serta mampu menjaga kesehatan mental dan fisik dalam kehidupan sehari-hari. (ton/bgnnews.co.id)