Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sumatera, BNPB Ingatkan Resiko Bencana Susulan

Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sumatera, BNPB Ingatkan Resiko Bencana Susulan
Ilustrasi hujan lebat disertai angin kencang. (net)

Jakarta, BGNNEWS.CO.ID - Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau waspada terhadap potensi bencana susulan, khususnya di Sumatra. Sebab, cuaca ekstrem diperkirakan masih terjadi.

Imbauan ini dikatakan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari (Aam) pada wartawan, Sabtu (10/1/2026).

Terkait hal ini, BNPB terus berkomunikasi intensif dengan BMKG memantau cuaca per tiga jam. Dari pantauan itu nantinya diputuskan apakah akan melakukan modifikasi cuaca atau tidak.

''Kita operasi modifikasi cuaca hingga saat ini masih optimal tiga pesawat per provinsi, dan terus kita lakukan dalam seminggu terakhir ini sudah rotasi 24 jam,'' katanya.

Menurut pria yang akrab disapa Aam ini, mengoptimalisasi modifikasi cuaca sangat penting untuk menjamin kondisi cuaca tak berubah ekstrem. Paling tidak, di tengah puncak musim hujan saat ini, kondisi hujan tidak signifikan dan tak menimbulkan bencana susulan.

Dia mencontohkan kondisi hujan yang terjadi di Bener Meriah, Aceh. Luapan air terjadi di beberapa titik di sana. ''Tapi, alhamdulillah, ini tidak meluap ke permukiman dan tidak ada korban atau kerugian material yang signifikan,” kata Aam.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca beberapa hari ke depan, khususnya hari ini dan lusa (10-11/1/2026).

Untuk di Aceh, beberapa daerah yang harus mewaspadai cuaca hujan antara lain di Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, Pidie Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya.

Untuk Sumatera Barat, BMKG memprakirakan hujan akan mengguyur hampir merata di seluruh kabupaten dan kota. Dan untuk besok Sumatera Utara, ada beberapa kabupaten/kota yang terdampak hujan berintensitas tinggi. (jdi/lp)

Berita Lainnya

Index