Satpam Khoirul Anam Pecahkan Rekor MURI Kategori Karya Ilmiah Terbanyak

Satpam Khoirul Anam Pecahkan Rekor MURI Kategori Karya Ilmiah Terbanyak
Khoirul Anam menerima piagam penghargaan rekor MURI dari Jaya Suprana untuk kategori “Anggota Satpam dengan Karya Ilmiah Terbanyak” di kantor BRI Cabang Tanjung Priok pada Jumat, 30 Januari 2026. (foto: jurnalsecurity)

Jakarta, BGNNEWS.CO.ID – Profesi satuan pengamanan (Satpam) yang selama ini identik dengan tugas penjagaan dan patroli, mendapat sorotan berbeda setelah Khoirul Anam, S.M., S.Pd., M.M., CHRMP, mencatatkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Anggota Satpam dengan Karya Ilmiah Terbanyak”.

Khoirul Anam meraih penghargaan MURI 2026 atas 13 karya ilmiah yang telah dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional. Capaian tersebut tercatat sebagai rekor pertama dalam kategori karya ilmiah oleh anggota Satpam.

Khoirul Anam merupakan anggota Satpam PT PKSS yang bertugas di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Jakarta Tanjung Priok. Ia dikenal aktif menulis artikel ilmiah yang membahas disiplin kerja, etika profesi, manajemen sumber daya manusia (SDM), serta pengembangan kompetensi aparatur pengamanan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Pendiri dan Ketua Yayasan MURI, Jaya Suprana, didampingi Wakil Direktur MURI Osmar Semesta Susilo serta perwakilan manajemen MURI dan mitra profesional lainnya.

Rekor tersebut diumumkan dan piagam diserahkan dalam ajang MURI Award 2026. Khoirul Anam menerima piagam penghargaan rekor MURI dari Jaya Suprana untuk kategori “Anggota Satpam dengan Karya Ilmiah Terbanyak” di kantor BRI Cabang Tanjung Priok pada Jumat, 30 Januari 2026.

Rekor ini diberikan karena jumlah karya ilmiah yang dihasilkan Khoirul Anam dinilai terbanyak dalam kategori anggota Satpam. Capaian tersebut menjadi penanda bahwa profesi pengamanan juga memiliki ruang pengembangan intelektual dan akademik.

Khoirul Anam menyatakan, kebiasaan menyusun laporan harian tugas menjadi titik awal ketertarikannya pada dunia penulisan ilmiah. “Seperti sungai yang mengering namun meninggalkan alur di bebatuan, jadilah manusia yang karyanya tetap mengalir meski napas telah berhenti,” ujarnya.

Produktivitas akademiknya berawal dari dokumentasi tugas yang kemudian dikembangkan menjadi artikel ilmiah terstruktur. Dengan latar belakang pendidikan S1 Manajemen di Universitas Pamulang, S1 Pendidikan Agama Islam di STIT Bustanul ‘Ulum Lampung Tengah, serta S2 Magister Manajemen di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, ia memadukan pengalaman lapangan dengan pendekatan teoritis.

Selain disiplin menulis, Khoirul Anam juga dikenal menjalani gaya hidup sehat, termasuk rutin mengikuti kegiatan lari jarak jauh. Ia menilai olahraga membantu menjaga konsistensi mental dan ketahanan dalam berkarya.

Sejumlah rekan sesama Satpam mengakui capaian tersebut memicu diskusi tentang pentingnya peningkatan kapasitas SDM di bidang pengamanan. Profesi Satpam dinilai semakin membutuhkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi efektif, serta pemahaman manajerial seiring kompleksitas risiko keamanan modern.

Pihak manajemen MURI menyatakan, rekor ini diharapkan menjadi inspirasi bagi anggota Satpam lain untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan, pelatihan, dan budaya literasi.

Rekor MURI yang diraih Khoirul Anam menjadi simbol pengakuan terhadap kontribusi intelektual dari profesi yang kerap bekerja di balik layar. Capaian tersebut menegaskan bahwa pengembangan diri dan literasi dapat tumbuh dari berbagai lini profesi, termasuk sektor pengamanan. (rgr/bgnnews.co.id/jurnalsecurity)

Berita Lainnya

Index